Translate

Mesti Baca

Sabtu, 26 November 2011

Betapa Besarnya Pahala Bersedekah.

Menurut satu riwayat:

Bahawa Nabi Isa a.s. berjalan melewati sebuah desa dan di desa itua ada seorang yang kurang sopan (nakal).

Para ahli desa itu melaporkan kepada Nabi Isa a.s.: "Bahawa orang yang nakal itu selalu menahan air, meludahi dan selalu mengokori air itu, maka sudilah engkau (Nabi Isa a.s.) berdoa kepada Allah agar ia tidak bisa kembali sekiranya pergi kemana sahaja".

Kemudian Nabi Isa a.s. berdoa: "Yaa Allah, utuskan kepadanya seekor ular sehingga dia tidak kembali hidup".

Dan adalah sinakal (Qashar) itu pergi untuk memampatkan kain di air, sedang dia membawa tiga potong roti. Maka ketika dia sampai ditempat air itu, ia dihampiri oleh seorang ahli ibadah yang sedang melakukan ibadah digunung situ dan memberi salam dan berkata, "Apakah engkau membawa sesuatu yang mungkin engkau berikan kepada saya atau engkau tunjukkan kepada saya sehingga saya dapat melihatnya atau sehingga saya dapat merasakan baunya, kerana sesungguhnya saya belum makan sesuatu sejak demikian dan demikian".

Maka si Qashar pun memberi kepada sepotong roti. Seorang yang tekun beribadah (Abid) tadi berkata, "Hai Qashar, mudah-mudahan Allah mengampuni dosamu dan mensucikan hatimu".

Maka si Qashar memberikan kepadanya sepotong lagi roti. Si Abid berkata pula, "Hai Qashar, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lalu dan dosamu yang kemudian".

Si Qashar memberi rotinya yang ketiga kepada si Abid dan si Abid berkata, "Hai Qashar, mudah-mudahan Allah membangun untukmu sebuah istana didalam syurga". Kemudian si Qashar kembali ke desanya semula.

Melihat hal itu ahli desa berkata kepada Nabi Isa a.s., "Sungguh si Qashar kembali lagi".

Kata Nabi Isa a.s., "Hai Qashar, apakah yang telah engkau perbuat hari ini dari beberapa kebaikan, ceritakan kepada saya!". Maka si Qashar memberitahu kepadanya tentang kisah air, roti dan doa-doa yang dibaca oleh si Abid tadi.

Kata Nabi Isa a.s., "Berikan bingkisanmu itu !"

Maka si Qashar pun datang dengan membawa bingkisannya dan membukanya, tiba-tiba didalamnya terdapat seekor ular hitam terikat dengan tali dari besi.

Maka Nabi Isa a.s. berkata: "Hai ular hitam".

Kata ular, "Ya, hai Nabi Allah".

Kata Nabi Isa a.s.: "Tidakkah aku mengirim engkau untuk laki-laki ini (untuk menyeksa/mematuknya)?.

Sahut ular: "Ya betul, akan tetapi telah datang seorang peminta-minta dari gunung itu dan minta makanan kepada si Qashar, kemudian dia memberinya makan dan peminta-minta itu berdoa untuknya tiga kali, maka tiba-tiba adalah seorang malaikat yang berdiri meng-amini sehingga Allah ta'aala mengutuskan seorang malaikat dan mengikat saya dengan ikat dari besi".

Kata Nabi Isa a.s. : "Hai Qashar, mulailah engkau berbuat baik, maka sungguh Allah mengampuni engkau". (Tanbiihul Ghaafiliina)

Tiada ulasan:

Catatan Paling Popular

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...